Faktor – faktor yang berhubungan dengan kejadian persalinan preterm di RSPAD Gatot Soebroto periode Maret 2014 – Februari 2015

Wahyuni, Novita (2015) Faktor – faktor yang berhubungan dengan kejadian persalinan preterm di RSPAD Gatot Soebroto periode Maret 2014 – Februari 2015. Diploma thesis, Akademi Kebidanan RSPAD Gatot Soebroto.

Full text not available from this repository.

Abstract

Persalinan preterm adalah persalinan yang terjadi pada usia kehamilan 20 – 37 minggu. Beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya persalinan persalinan preterm yaitu : faktor demografi (usia, pendidikan, pekerjaan), faktor maternal (paritas , ketuban pecah dini dan kehamilan kembar), faktor latrogenik (preeklamsia berat dan perdarahan antepartum).Tujuan : Untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan kejadian persalinan preterm di RSPAD Gatot Soebroto periode Maret 2014 – Februari 2015.Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan metode penelitian analisis/eksplanatif ialah suatu metode penelitian yang dilakukan dengan tujuan untuk mencari hubungan antarvariabel yang sifatnya bukan hubungan sebab akibat, biasanya dilakukan penelitian secara deskriptif terlebih dahulu untuk dicari data dasar. dengan desain penelitian yang digunakan adalah rancangan cross sectional yaitu merupakan rancangan penelitian dengan melakukan pengukuran atau pengamatan pada saat bersamaan (sekali waktu) antara variabel dependen dan variabel independen (Alimul, Aziz, 2007).Hasil Penelitian : Dari 306 persalinan terdapat 55 (17,97%) persalinan preterm dan yang dijadikan sampel sebanyak 49 kasus. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling aksidental yaitu cara pengambilan sampel yang dilakukan dengan kebetulan bertemu. Sebagai contoh, dalam menentukan sampel apabila dijumpai ada, maka sampel tersebut diambil dan langsung dijadikan sebagai sampel utama.. Dari hasil penelitian didapatkan berdasarkan usia terbanyak pada usia tidak beresiko sebanyak 41 orang (83,7%), berdasarkan pendidikan yaitu pendidikan sedang sebanyak 26 orang (53,1%), berdasarkan status pekerjaan yaitu ibu tidak bekerja sebanyak 32 orang (65,3%), berdasarkan paritas yaitu pada multipara sebanyak 36 orang (73,5%), berdasarkan KPD yaitu mengalami KPD sebanyak 31 orang (63,3%), berdasarkan kehamilan kembar yaitu tidak dengan kehamilan kembar sebanyak 46 orang (93,9%), berdasarkan PEB yaitu tidak PEB sebanyak 40 orang (81,6%), berdasarkan HAP yaitu tidak HAP sebanyak 40 orang (81,6%). Dari keseluruhan variabel tidak ada hubungan signifikan dengan persalinan preterm. Dari hasil penelitian tersebut, diharapkan agar tenaga kesehatan lebih optimal dalam memberikan pelayanan khususnya pada saat ANC untuk deteksi dini terjadinya persalinan preterm untuk mengurangi angka kejadiannya. Kata Kunci : Persalinan Preterm Daftar Bacaan : 12 buku ( 2005 – 2013 ) dan 2 situs internet

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Depositing User: Mrs. Admin Perpustakaan
Date Deposited: 10 Jul 2020 03:18
Last Modified: 10 Jul 2020 03:18
URI: http://repository.stikesrspadgs.ac.id/id/eprint/221

Actions (login required)

View Item View Item