GAMBARAN KEJADIAN KETUBAN PECAH DINI PADA IBU BERSALIN DI PUSKESMAS KELURAHAN PENJARINGAN JAKARTA UTARA PERIODE JANUARI–DESEMBER 2013

PRAYITNO, FITRI IMSAQ (2014) GAMBARAN KEJADIAN KETUBAN PECAH DINI PADA IBU BERSALIN DI PUSKESMAS KELURAHAN PENJARINGAN JAKARTA UTARA PERIODE JANUARI–DESEMBER 2013. Diploma thesis, Akademi Kebidanan RSPAD Gatot Soebroto.

[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (114kB) | Preview
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (146kB)
[img] Text
BAB lll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (95kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (101kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (91kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (76kB)
[img] Text
BAB VII.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (79kB)
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (74kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Mortalitas dan morbiditas pada wanita hamil dan bersalin adalah masalah besar disetiap negara berkembang. Salah satu penyebab kematian ibu dan perinatal adalah infeksi intrauterin. Infeksi intrauterin merupakan infeksi akut pada cairan ketuban, janin, dan selaput korioamnion yang disebabkan oleh bakteri. Sekitar 25 % infeksi intrauterin disebabkan oleh ketuban pecah dini. Tujuan Penelitian : diperolehnya Gambaran Kejadian Ketuban Pecah Dini Pada Ibu Bersalin Di Puskesmas Kelurahan Penjaringan Jakarta Utara Periode Januari – Desember 2013. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif sederhana, Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan instrument/alat berupa check list. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diambil dari data register ruang bersalin Puskesmas Kelurahan Penjaringan Jakarta Utara. Hasil Penelitian : Menunjukan bahwa distribusi frekuensi terjadinya KPD pada tahun 2013 periode Januari-Desember sebanyak 86 kasus dari 429 ibu bersalin, ditinjau dari usia ibu yang tertinggi adalah ibu dengan usia 20-35 tahun sebesar 59,32%, berdasarkan paritas terbanyak terjadi pada multigravida sebanyak 41,86%, berdasarkan pendidikan terbanyak terjadi pada pendidikan ≤SMP sebanyak 48,83%, berdasarkan pekerjaan terbanyak terjadi pada ibu tidak bekerja sebanyak 60,46%. Kesimpulan : Dari variabel independen usia ibu, paritas, pendidikan, dan pekerjaan ibu seluruhnya berhubungan dengan kejadian ketuban pecah dini. Saran : Diharapkan dari hasil penelitian ini dapat meningkatkan pengetahuan pasien tentang dampak dan pencegahan ketuban pecah dini serta dapat menurunkan kejadian ketuban pecah dini di tahun selanjutnya. Kata kunci : Ketuban pecah dini, Puskesmas Kelurahan Penjaringan, Tahun 2013 Daftar Pustaka : 16 buku dan 1 situs internet.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Depositing User: Mrs. Admin Perpustakaan
Date Deposited: 16 Sep 2020 08:08
Last Modified: 16 Sep 2020 08:15
URI: http://repository.stikesrspadgs.ac.id/id/eprint/320

Actions (login required)

View Item View Item