HUBUNGAN USIA IBU DENGAN KEJADIAN BBLR DI PUSKESMAS KECAMATAN SENEN

Limbong, Tetty O. (2022) HUBUNGAN USIA IBU DENGAN KEJADIAN BBLR DI PUSKESMAS KECAMATAN SENEN. Journal of Midwifery and Health Administration Research, 2 (2). pp. 25-30.

[img] Text
Tetty O. Limbong.pdf

Download (223kB)

Abstract

Latar Belakang: WHO mengelompokkan BBLR menjadi 3 macam, yaitu BBLR (1500– 2499 gram), BBLR (1000- 1499 gram), BBLR (< 1000 gram). Sebesar 60– 80% dari Angka Kematian Bayi (AKB) yang terjadi, disebabkan karena BBLR. Bayi dengan BBLR memiliki risiko morbiditas dan mortalitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan bayi lahir yang memiliki berat badan normal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan usia ibu dengan kejadian BBLR di Puskesmas Kecamatan Senen. Metode: Desain penelitian ini menggunakan deskriptif analitik. Sampel penelitian ini sebanyak 35 ibu bersalin dengan BBLR. data yang digunakan adalah data sekunder yaitu data yang didapatkan dari Rekam medis dan register persalinan di Puskesmas Kecamatan Senen November 2021- Januari 2022. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis bivariat yaitu menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian: Dari 35 jumlah ibu yang melahirkan bayi berat lahir rendah berdasarkan usia ibu menunjukan sebagian besar terjadi pada usia 20-35 tahun yaitu 28 ibu (80.0%) lebih banyak dibanding dengan usia ibu <20 tahun yaitu 5 ibu (14.3%) dan >35 tahun yaitu 2 ibu (5.7%). Hasil analisis bivariat menunjukan bahwa tidak ada hubungan antara Usia Ibu (ρ=,854 <0,05) dengan kejadian BBLR. Kesimpulan: Perlu ditingkatkan pelayanan ANC yang menyeluruh dan memberikan KIE secara efektif yaitu memberikan informasi upaya promotif dan preventif kejadian BBLR, khususnya dapat menekankan agar ibu hamil di usia reproduksi aman yaitu usia 20-35 tahun serta melakukan pencegahan secara dini jika ditemukan ibu hamil yang sudah terlanjur hamil pada usia 35 tahun. Sehingga diharapkan mampu menurunkan AKI dan AKB. Kata Kunci: Usia Ibu, BBLR, AKB Background: WHO classifies LBW into 3 types, namely LBW (1500-2499 grams), LBW (1000-1499 grams), LBW (< 1000 grams). As much as 60-80% of the Infant Mortality Rate (IMR) that occurs, is caused by LBW. Babies with LBW have a higher risk of morbidity and mortality compared to babies born with normal weight. This study aimed to determine the relationship between maternal age and the incidence of LBW at the Senen Health Center. Methods: The design of this study uses descriptive analytics. The sample for this study was 35 mothers giving birth with LBW. the data used is secondary data, namely data obtained from medical records and birth registers at the Senen Health Center in November 2021-January 2022. Data analysis in this study used bivariate analysis using the chi-square test. results: Of the 35 mothers who gave birth to low birth weight babies based on the mother's age, it was shown that the majority occurred at the age of 20-35 years, namely 28 mothers (80.0%) more than mothers aged <20 years, namely 5 mothers (14.3%) and >35 years, namely 2 mothers (5.7%). The results of the bivariate analysis showed that there was no relationship between maternal age (ρ=.854 <0.05) and the incidence of LBW. Conclusion: It is necessary to improve comprehensive ANC services and provide effective IEC, namely providing information on promotive and preventive efforts for LBW events, especially can emphasize that pregnant women at reproductive age are safe, namely aged 20-35 years and take early prevention if pregnant women are found who are already pregnant at the age of 35 years. So that it is expected to be able to reduce MMR and IMR. Keywords: Maternal Age, LBW, IMR

Item Type: Article
Subjects: R Medicine > RJ Pediatrics
Depositing User: Mrs. Administrator AKBID RSPAD
Date Deposited: 09 Feb 2023 06:54
Last Modified: 09 Feb 2023 06:54
URI: http://repository.stikesrspadgs.ac.id/id/eprint/666

Actions (login required)

View Item View Item