PENERAPAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY. H POST PARTUM TINDAKAN SEKSIO SESARIA INDIKASI DISPROPORSI CEPHALO PELVIC (CPD) DALAM MELAKUKAN MOBILISASI DINI DI RUANG LANTAI I PAVILIUN IMAN SUDJUDI RSPAD GATOT SOEBROTO JAKARTA

Sulistiyani, Eni (2023) PENERAPAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY. H POST PARTUM TINDAKAN SEKSIO SESARIA INDIKASI DISPROPORSI CEPHALO PELVIC (CPD) DALAM MELAKUKAN MOBILISASI DINI DI RUANG LANTAI I PAVILIUN IMAN SUDJUDI RSPAD GATOT SOEBROTO JAKARTA. Skripsi, Prodi D3 Keperawatan STIKes RSPAD Gatot Soebroto.

[img] Text
Eni Sulistiyani.pdf

Download (598kB)

Abstract

ABSTRAK Jakarta,12 juli 2023 Yang menyatakan Eni Sulistiyani vii Nama Program Studi Judul Latar Belakang : : Eni Sulistiyani : D3 Keperawatan : Penerapan asuhan keperawatan pada Ny. H post partum tindakan seksio sesaria indikasi disproporsicephalo pelvic (CPD) dalam melakukan mobilisasi dini di Ruang Lantai I Paviliun Iman Sudjudi RSPAD Gatot Soebroto. Latar belakang dari penelitian ini yaitu Seksio sesaria adalah suatu tindakan insisi pada dinding perut dan rahim untuk mengeluarkan janin dan plasenta dalam keadaan utuh seksio sesaria dapat dilakukan jika adanya indikasi medis tertentu sebagai tindakan untuk mengakhiri kehamilan dengan komplikasi. Indikasi dilakukan seksio sesaria salah satunya adalah disproporsi panggul yang mengharuskan tindakan seksio sesaria. Ibu yang melakukan persalinan dengan seksiosesaria harus dirawat dengan baik untuk mencegah terjadinya infeksi. Salah satu perawatan pada masa nifas atau setelah seksiosesaria adalah dengan mobilisasi dini.Tujuan dari studi kasus ini yaitu untuk mendapatkan gambaran penerapan asuhan keperawatan pada Ny. H post partum tindakan seksio sesaria indikasi disproporsicephalo pelvic (CPD) dalam melakukan mobilisasi dini. Metode : Teknik pengumpulan data dalam karya tulis ilmiah ini adalah dengan teknik observasi, wawancara dan pemeriksaan fisik. Hasil : Hasil studi kasus yang telah didapatkan pada Ny. H dengan persalinan seksiosesaria, pasien mengeluh nyeri saat bergerak, tampak meringis, dan nyeri seperti ditusuk-tusuk pada daerah post operasi, rentang gerak pasif, aktivitasnya dibantu oleh keluarga dan perawat ruangan. Penulis mengambil masalah keperawatan utama yaitu ganguan mobilitas fisik. Intervensi yang dilakukan adalah melakukan mobilisasi dini. Kesimpulan : Setelah memberikan asuhan keperawatan dan melakukan studi kasus, penulis menyimpulkan bahwa gangguan mobilitas fisik dapat teratasi. Klien tampak lebih rileks, skala nyeri 2, klien dapat mengubah posisi secara mandiri. Tidak terdapat kesenjangan antara studi lapangan, teori dan jurnal terkait. Kata Kunci : Seksio Sesaria, Gangguan Mobilitas fisik, Mobilisasi Dini ABSTRACT Name : Eni Sulistiyani viii Study Program Title Background : : D3 Nursing :Application of nursing care to Mrs. H post partum cesarean section for indications of cephalopelvic disproportion (CPD) in carrying out early mobilization on the 1st floor of the Iman Sudjudi Pavilion Gatot Soebroto Army Hospital.. The background of this study is that a cesarean section is an incision in the abdominal wall and uterus to remove the fetus and placenta intact. A cesarean section can be performed if there are certain medical indications as an action to end a pregnancy with complications. One of the indications for cesarean section is hip disproportion which requires cesarean section. Mothers who give birth by cesarean section must be treated properly to prevent infection. One of the treatments during the puerperium or after cesarean section is early mobilization. The purpose of this case study is to get an overview of the application of nursing care to Mrs. H postpartum cesarean section for indications of cephalopelvic disproportion (CPD) in carrying out early mobilization. Method : Data collection techniques in scientific writing are observation, interviews and physical examination techniques. Results : The results of the case studies that have been obtained on Mrs. H with a cesarean section delivery, the patient complained of pain when moving, looked grimacing, and pain like being stabbed in the postoperative area, passive range of motion, his activities were assisted by his family and room nurse. The author takes the main nursing problem that is impaired physical mobility. The intervention is to do early mobilization. Conclusion : After providing nursing care and conducting case studies, the authors concluded that impaired physical mobility can be overcome. The client looks more relaxed, the pain scale is 2, the client can change positions independently. There is no gap between field studies, theory and related journals. Keywords: Cesarean Section, Impaired Physical Mobility, Early Mobilization

Item Type: ["eprint_typename_skripsi" not defined]
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Depositing User: Mrs. Administrator STIKes RSPAD GS
Date Deposited: 07 Jun 2024 07:49
Last Modified: 07 Jun 2024 07:49
URI: http://repository.stikesrspadgs.ac.id/id/eprint/1939

Actions (login required)

View Item View Item