Amanda, Putri Dewantoro (2026) HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KUALITAS TIDUR PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI PUSKESMAS JOHAR BARU JAKARTA PUSAT TAHUN 2025. Skripsi, S1 Kebidanan STIKes RSPAD Gatot Soebroto.
|
Text
Amanda Putri Dewantoro.pdf Download (2MB) |
Abstract
ABSTRAK Nama : Amanda Putri Dewantoro Program Studi : S1 Kebidanan Judul : Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Kualitas Tidur Pada Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Johar Baru Jakarta Pusat Tahun 2025 Latar Belakang Kecemasan merupakan kondisi psikologis yang sering dialami oleh ibu hamil trimester III, terutama menjelang persalinan. Kecemasan yang tidak terkelola dengan baik dapat berdampak pada kondisi fisik dan psikologis ibu, salah satunya berupa gangguan kualitas tidur. Kualitas tidur yang buruk pada ibu hamil dapat memengaruhi kesehatan ibu dan janin, sehingga perlu mendapat perhatian khusus. Faktor usia, paritas, dan tingkat pendidikan turut berperan dalam memengaruhi tingkat kecemasan serta kualitas tidur ibu hamil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan di Puskesmas Johar Baru Jakarta Pusat Tahun 2025. Metode Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan metode observasional analitik dan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester III yang melakukan pemeriksaan kehamilan di Puskesmas Johar Baru Jakarta Pusat. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 48 responden. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner tingkat kecemasan dan kuesioner kualitas tidur. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat, dengan uji Pearson Chi- Square untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan dan kualitas tidur ibu hamil. Hasil Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas ibu hamil trimester III berada pada usia tidak berisiko (20–35 tahun), dengan sebagian besar berstatus multigravida dan berpendidikan menengah. Tingkat kecemasan ibu hamil trimester III sebagian besar berada pada kategori sedang, dan mayoritas responden mengalami kualitas tidur yang buruk. Hasil uji Pearson Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur ibu hamil trimester III dengan nilai p yaitu 0,004 (p < 0,05). Kesimpulan Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan di Puskesmas Johar Baru Jakarta Pusat Tahun 2025. Semakin tinggi tingkat kecemasan yang dialami ibu hamil, maka semakin buruk kualitas tidurnya. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengelolaan kecemasan melalui edukasi dan dukungan psikologis untuk membantu meningkatkan kualitas tidur ibu hamil menjelang persalinan. Kata Kunci: Kecemasan, Kualitas Tidur, Ibu Hamil Trimester III x ABSTRACT Name : Amanda Putri Dewantoro Study Program : Bachelor of degree in midwifery Title : The Relationship Between Anxiety Levels and Sleep Quality in Third Trimester Pregnant Mothers at Johar Baru Community Health Center, Central Jakarta in 2025 Introduction Anxiety is a common psychological condition experienced by pregnant women in the third trimester, particularly as childbirth approaches. Unmanaged anxiety may negatively affect both physical and psychological conditions of the mother, including sleep quality. Poor sleep quality during pregnancy can have adverse effects on maternal and fetal health and therefore requires special attention. Factors such as maternal age, parity, and educational level may influence anxiety levels and sleep quality. This study aimed to determine the relationship between anxiety levels and sleep quality among third-trimester pregnant women in preparation for childbirth at Johar Baru Public Health Center, Central Jakarta, in 2025. Method This study employed a quantitative observational analytic design with a cross- sectional approach. The population consisted of all third-trimester pregnant women who attended antenatal care at Johar Baru Public Health Center, Central Jakarta. A total sampling technique was used, involving 48 respondents. Data were collected using anxiety level questionnaires and sleep quality questionnaires. Univariate and bivariate analyses were conducted, and Pearson Chi-Square was used to examine the relationship between anxiety levels and sleep quality. Results The results showed that most third-trimester pregnant women were in the non-risk age group (20–35 years), predominantly multigravida, and had a secondary education level. The majority of respondents experienced moderate anxiety, and most of them had poor sleep quality. The Pearson Chi-Square revealed a statistically significant relationship between anxiety levels and sleep quality, with a p-value of 0.004 (p < 0.05). Conclusion This study concludes that there is a significant relationship between anxiety levels and sleep quality among third-trimester pregnant women in preparation for childbirth at Johar Baru Public Health Center, Central Jakarta, in 2025. Higher levels of anxiety are associated with poorer sleep quality. Therefore, appropriate anxiety management through education and psychological support is essential to improve sleep quality among pregnant women approaching labor. Keywords: Anxiety, Sleep Quality, Third-Trimester Pregnant Women
| Item Type: | Undergraduate Thesis |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Depositing User: | Mrs. Administrator STIKes RSPAD GS |
| Date Deposited: | 30 Jun 2026 03:22 |
| Last Modified: | 30 Jun 2026 03:22 |
| URI: | http://repository.stikesrspadgs.ac.id/id/eprint/2559 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
